Jumat, 29 Mei 2009

Latah di program acara musik

saya memang bekerja di stasiun tv swasta di surabaya & sudah sewajarnya saya mengamati program2 acara di stasiun tv. booming acara musik memang telah berlangsung setahun terakhir ini. sebut saja acara Dahsyat, InBox,dll menjadi awal kebangkitan acara musik di indonesia. program ini telah menjadi lahan menggiurkan untuk lahan iklan yang memberikan kontribusi sangat besar.
Rupanya keberhasilan tersebut telah membuat stasiun tv lain untuk mengekor meluncurkan program acara serupa.sebut saja on the spot,klik, dll. mungkin hal ini sangat wajar dalam bisnis media karena rating penonton sangat mungkin untuk bisa dikeruk lagi.tapi yang patut disayangkan adalah mengapa semua konsepnya serupa.kenapa gk bikin konsep yang berbeda.
sebagai bukti liat aja di beberapa acara musik saat ini. acara musik terbagi menjadi dua konsep yang mendasar. konsep pertama adalah acara musik dalam studio, yang mengherankan liat aja komposisi presenternya,kenapa selalu ada presenter cewek yang cantik banget,ada cowok yang cakep dan presenter yang berperan sebagai pelawaknya. mengapa acara musik yang baru juga ikut2an seperti itu.udah kehabisan ide ato memang latah.
konsep kedua adalah televisi radio,jadi acara musik dibawakan selayaknya acara musik tanpa menampilkan presenternya.konsep ini memang lebih murah dalam pembuatannya tapi itu kan tidak bisa dijadikan alasan untuk mengekor konsep suatu acara dii tv lain yang berhasil sebelumnya.
seandainya budaya latah ini terus diterapkan,bagaimana bisa maju bangsa ini.semoga saja bangsa ini masih dipenuhi oleh orang-orang kreatif yang mampu membawa bangsa ini maju untuk menjadi bangsa yang besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar